Atasi Gangguan Mulut pada Anak dengan Madu

No comment 659 views

Mulut memiliki peran penting sebagai tempat masuknya nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Makanan akan dikunyah oleh gigi dan makanan yang bercampur dengan air liur akan mempermudah organ pencernaan lain untuk mengolah dan menyerap nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Namun, gangguan pada mulut sering kali dialami oleh anak-anak sehingga mulut tidak mampu berperan secara optimal dalam mengolah makanan. Gangguan pada mulut biasanya terjadi karena kebiasaan anak yang gemar makan makanan manis yang dapat memacu pertumbuhan kuman penyebab masalah mulut serta kurangnya kebiasaan anak untuk menyikat gigi. Gangguan mulut pada anak umumnya sariawan, sakit gigi, dan radang gusi.

Sariawan merupakan suatu luka pada mulut yang dapat menimbulkan rasa nyeri, terutama pada saat mulut digerakkan. Sariawan ini dapat disebabkan oleh kekurangan zat besi, asam folat, vitamin C dan B, luka tergigit pada mulut, stress, infeksi virus dan bakteri, serta gangguan kekebalan tubuh. Sariawan bukanlah penyakit yang berbahaya dan dapat sembuh selama beberapa hari, namun sariawan dapat menimbulkan rasa kurang nyaman pada mulut. Anak yang mengalami sariawan umumnya enggan untuk makan dan nafsu makannya cenderung menurun. Sariawan sebenarnya dapat disembuhkan lebih cepat dengan pemberian madu. Kandungan anti-viral dan anti-bakteri pada madu mampu melawan kuman dan mengurangi infeksi yang ditimbulkan, sehingga sariawan akan sembuh lebih cepat.

Selain dapat mengatasi sariawan, madu juga dapat menyembuhkan sakit gigi dan radang gusi pada anak. Konsumsi madu dapat berikan secara langsung atau dengan dilarutkan pada air dan digunakan untuk berkumur. Namun, anak yang berusia dibawah 1 tahun tidak dianjurkan menggunakan madu untuk mengatasi masalah mulut, terutama sariawan. Konsumsi madu pada anak yang berusia dibawah 1 tahun dapat berakibat pada keracunan, karena madu dapat terkontaminasi spora yang bersifat toksik atau racun. Racun dari spora tersebut tidak dapat dinetralisir oleh bayi karena organ pencernaannya yang belum sempurna.

Meskipun mengandung spora yang bersifat toksik, madu sangat aman dikonsumsi oleh anak yang berusia 1 tahun keatas karena organ pencernaannya yang sudah sempurna. Pada anak yang berusia 1 tahun, organ pencernaannya telah mampu menghasilkan keseimbangan asam yang tepat sehingga dapat melawan beberapa racun yang diakibatkan oleh spora pada madu. Dapat dikatakan, madu sangat aman dan bermanfaat untuk anak yang berusia diatas 1 tahun dan baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

Beberapa penelitian pun telah membuktikan manfaat lain dari madu. Selain dapat mengatasi masalah mulut, madu juga dapat meningkatkan sistem imunitas atau daya tahan tubuh, sehingga anak tidak akan mudah sakit. Konsumsi madu secara rutin pada anak yang sakit pun akan mempercepat proses penyembuhannya. Madu mampu meningkatkan nafsu makan anak, sehingga akan membantu meningkatkan berat badan anak. Pertumbuhan tulang dan gigi serta perkembangan otak anak menjadi optimal karena konsumsi madu secara rutin. Oleh karena itu, madu dapat digunakan sebagai nutrisi pertumbuhan dan perkembangan anak mulai usia 1 tahun. Selamat mencoba khasiat madu.