Beberapa Cara Menguji Kemurnian Madu Asli

No comment 991 views

Madu merupakan bahan alami yang dihasilkan oleh lebah dan dapat diperoleh dari sarang lebah. Lebah mengambil nektar dari beberapa tanaman berbunga, kemudian memprosesnya, dan menyimpannya di sarang mereka sebagai cadangan makanan. Madu sejak dahulu dikenal dapat menjaga kesehatan tubuh dengan cara meningkatkan sistem imunitas dan membunuh kuman (bakteri, jamur, dan virus) penyebab penyakit. Kandungan anti-bakteri, anti-inflamasi, dan anti-oksidan pada madu mampu membantu proses penyembuhan luka. Selain itu, madu juga mengandung flavonoid, vitamin, mineral, karbohidrat, gula dan bahan lain yang sangat bermanfaat untuk tubuh.

Setelah banyak penelitian yang membenarkan manfaat dari madu, masyarakat mulai mengkonsumsi madu untuk menjaga kesehatan mereka. Permintaan yang tinggi terhadap madu membuat beberapa orang memanfaatkan hal tersebut untuk mendapatkan keuntungan yang berlebih dengan cara yang salah. Cara yang digunakan berupa memalsukan madu dengan mengganti komposisi madu, atau yang lebih dikenal dengan madu palsu. Madu palsu merupakan makanan yang banyak memiliki kelemahan, memiliki sifat seperti larutan dari sirup gula yang terbuat dari larutan gula. Beberapa bahan ditambahkan pada madu palsu, seperti sirup glukosa dan tepung. Madu palsu merupakan sirup yang mampu larut dalam air dengan rasa yang manis dan dihasilkan dari hidrolisis sukrosa. Madu palsu tidak akan memberikan manfaat apapun untuk tubuh karena kandungannya yang berbeda dengan madu asli.

Larutan sirup gula dan glukosa atau sirup jagung biasanya digunakan untuk membuat madu palsu, dengan mencampurnya pada madu asli, atau bahkan mengganti seluruh bahan tersebut sehingga menjadi madu palsu. Beberapa cara telah ditemukan untuk memalsukan madu dengan bahan lain dari gula dan diantaranya menggunakan tambahan air. Madu yang mengandung lebih dari 25% madu dapat dipastikan bahwa madu tersebut adalah palsu. Beberapa negara ada yang memalsukan sepenuhnya bahan pembuatan madu, salah satunya dengan ekstrak minyak zaitun.

Ada empat cara mudah yang dapat digunakan untuk menguji kemurnian madu:

  1. Pengujian dengan jari. Letakkan beberapa tetes madu ke jari. Madu palsu akan menyebar dan jatuh dari jari, namun apabila madu masih dalam keadaan utuh maka madu tersebut adalah asli.
  2. Pengujian dengan air. Larutkan satu sendok makan madu ke dalam segelas air. Madu yang asli akan membentuk gumpalan dan mengendap di dasar gelas. Sedangkan madu palsu akan mudah larut dalam air.
  3. Pengujian pada ruang terbuka. Madu asli akan membentuk kristal dalam beberapa jam. Madu palsu akan tetap membentuk larutan seperti sirup, meskipun tersimpan dalam waktu yang lama.
  4. Pengujian dengan api. Celupkan batang korek api ke dalam madu kemudian nyalakan batang korek tersebut. Madu asli akan membentuk api dengan mudah setelah dibakar dan membakar seluruh madu pada batang korek api. Madu palsu tidak akan mampu membentuk api karena adanya air dalam kandungan madu tersebut.
author