Beberapa Penyebab Peternak Lebah Gagal Panen Madu

No comment 988 views
Beberapa Penyebab Peternak Lebah Gagal Panen Madu

Beberapa Penyebab Peternak Lebah Gagal Panen Madu

Budidaya lebah membuka sebuah peluang usaha. Dengan cara budidaya masyarakat dapat jual madu ke pasar-pasar yang potensial. Sebelum melangkah dan menikmati dari keuntungan dari budidaya dan jual madu, alangkah baiknya kita melihat sejenak resiko dan hambatan apa yang menanti apabila kita terjun dalam bisnis madu.

Di daerah tropis penyakit lebah jarang terjadi dibandingkan dengan daerah sub tropis/daerah beriklim salju. Iklim tropis merupakan penghalang terjalarnya penyakit lebah. Kepedulian terhadap kebersihan akan mendatangkan penyakit bagi si lebah madu. Beberapa penyakit pada lebah dan penyebabnya antara lain:

  1. Foul Brood : ada dua macam penyakit ini yaitu American Foul Brood disebabkan oleh Bacillus larva dan European Foul Brood. Penyebab: Streptococcus pluton. Penyakit ini menyerang sisiran dan tempayak lebah.
  2. Chalk Brood Penyebab: jamur Pericustis Apis. Jamur ini tumbuh pada tempayak dan menutupnya hingga mati.
  3. Stone Brood Penyebab: jamur Aspergillus flavus Link ex Fr dan Aspergillus fumigatus Fress. Tempayak yang diserang berubah menjadi seperti batu yang keras.
  4. Addled Brood Penyebab: telur ratu yang cacat dari dalam dan kesalahan pada ratu.
  5. Acarine Penyebab: kutu Acarapis woodi Rennie yang hidup dalam batang tenggorokkan lebah hingga lebah mengalami kesulitan terbang.
  6. Nosema dan Amoeba Penyebab: Nosema Apis Zander yang hidup dalam perut lebah dan parasit Malpighamoeba mellificae Prell yang hidup dalam pembuluh malpighi lebah dan akan menuju usus.

Hama yang sering mengganggu lebah antara lain:

  1. Burung, sebagai hewan yang juga pemakan serangga menjadikan lebah sebagai salah satu makanannya.
  1. Kadal dan Katak, gangguan yang ditimbulkan sama dengan yang dilakukan oleh burung.
  1. Semut, membangun sarang dalam stup dan merampas makanan lebah.
  2. Kupu-kupu, telur kupu-kupu yang menetas dalam sisiran menjadi ulat yang dapat merusak sisiran.
  1. Tikus, merampas madu dan merusak sisiran.

Pencegahan Serangan Penyakit dan Hama

Upaya mencegah serangan penyakit dan hama tindakan yang perlu adalah:

  1. Pembersihan stup setiap hari.
  2. Memperhatikan abnormalitas tempayak, sisiran dan kondisi lebah.
  3. Kaki-kaki stup harus diberi air untuk mencegah serangan semut.

Diharapkan dengan berkembangnya ilmu informasi di masyarakat modern. Akan ada produk madu anak dan produk madu dewasa yang mampu dihasilkan oleh para peternak lebah. Demi mencapai panen yang maksimal. Kunci dari suksesnya panen adalah pada perawatan yang teliti. Dan hal terpenting dalam berbisnis adalah penjualan madu. Jual madu itu perlu sebuah sistem marketing yang luwes. Karena target pasar dimasyarakat tentang madu amatlah luas.

Madu dewasa yang banyak diminati oleh para bapak ibu, sedangkan madu anak yang sangat penting bagi perkembangan buah hati bapak ibu.

author