Bisnis Madu Ekspor di Amerika Serikat

No comment 1073 views

Madu telah dipercaya sejak zaman nenek moyang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, diantaranya untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengobati berbagai macam penyakit. Amerika Serikat telah lama mengembangkan bisnis peternakan lebah sejak berakhirnya Perang Dunia II atau sekitar tahun 1945. Dikarenakan banyaknya permintaan terhadap madu, Amerika Serikat kini mulai mengekspor ke beberapa negara, seperti Afganistan, Bangladesh, Brazil, China, India, Jepang, Korea Selatan, Filiphina, Singapura dan beberapa negara lainnya. Jenis madu yang diekspor yaitu madu alam beserta sarang lebah (comb honey) dan hanya madu alam saja.

Madu beserta sarang lebah dan madu alam yang diekspor Amerika Serikat mencapai 1.346.583 kg atau mencapai nilai 5.193.980$ pada tahun 2015 hingga bulan Maret. Nilai ekspor madu beserta sarang lebah di Amerika Serikat mencapai 3.916.708$ atau sebanyak 836.439 kg. Sedangkan untuk madu alam, Amerika Serikat mampu mengekspor 510.144 kg dengan nilai 1.277.272$. Dan pada bulan Maret itu sendiri, Amerika Serikat mampu mengekspor madu beserta sarang lebah dan madu alam hingga 627.408 kg atau senilai 2.346.743$. Madu beserta sarang lebah pada bulan Maret 2015 mampu diekspor hingga 400.456 kg dengan nilai 1.288.202$. Sedangkan untuk madu alam, nilai ekspor mencapai 1.058.541$ sebanyak 226.952 kg. Nilai tersebut hanya dimiliki oleh Amerika Serikat saja, belum termasuk negara pengekspor madu lainnya.

Untuk bisnis ekspor madu beserta sarang lebah pada tahun 2015 hingga bulan Maret, India merupakan tujuan utama karena memiliki nilai ekspor terbesar, yaitu mencapai 260.400 kg yang senilai 910.470$. Dapat dikatakan, harga madu beserta sarang lebah untuk India di pasar ekspor berkisar 3,5$/kg. Dan untuk ekspor madu beserta sarang lebah terendah pada Kepulauan Cayman sebanyak 548 kg dengan nilai 3.180$ dengan harga 5,8$/kg. Amerika Serikat juga mengekspor madu alamnya saja pada Kanada sebanyak 248.110 kg madu yang senilai 1.305.194$. Harga madu alam untuk ekspor di negara Kanada mencapai 5,26$/kg. Meskipun harga madu yang dapat dikatakan mahal, Kanada tetap mengekspor madu karena permintaan madu yang tinggi. Untuk nilai ekspor terendah pada madu alam yaitu pada Kepulauan Cayman sebanyak 649 kg yang senilai 2.555$ dengan harga madunya 3,94$/kg. Dapat dikatakan Kepulauan Cayman merupakan tujuan ekspor madu beserta sarang lebah dan madu alam dengan jumlah 1.197 kg dengan nilai 5.735$.

Madu ternyata memiliki prospek yang sangat menguntungkan. Tidak heran mengapa Amerika Serikat gencar mengembangkan peternakan lebah untuk bisnis ekspor mereka. Indonesia kini berpeluang untuk bergabung dengan bisnis ekspor madu. Kekayaan vegetasi semakin menunjang produksi madu dengan berbagai sumber nektar. Diperlukan perhatian dari pemerintah untuk membantu para peternak madu mengembangkan bisnis dan meningkatkan produksi madu di Indonesia.

author