Bisnis Menyenangkan Flavored Honey

No comment 484 views

Madu dapat diproduksi di setiap negara, namun tergantung dari lokasi sumber makanan lebah dan jenis lebah yang hidup di wilayah tersebut. Lebah mengambil serbuk sari dari tanaman berbunga dan menggunakannya sebagai salah satu bahan untuk membuat madu. Rasa dan warna yang dihasilkan madu tergantung dari asal serbuk sari. Peternak lebah tidak mampu mengatur lingkungan sekitar lebah, dia juga tidak bisa mengatur kemana perginya lebah untuk mengambil serbuk sari, jadi terciptalah madu dengan gabungan dari beberapa rasa yang unik. Namun, peternak lebah dapat mengatur kondisi sekitar lebah, seperti dengan pembuatan rumah plastik yang besar khusus untuk tanaman strawberry untuk menghasilkan madu yang memiliki rasa strawberry. Namun, ada beberapa jenis tanaman yang sering digunakan untuk menghasilkan flavored honey, diantaranya akasia, alfalfa, buckwheat, semanggi, eucalyptus, fireweed, manuka, sage, tupelo, bunga liar, serta bunga dari tanaman buah seperti jeruk, alpukat, dan blueberry.

Amerika Serikat mengimpor flavored honey yang berasal dari negara Belgia, Kanada, China, El-Savador, Finlandia, India, Irlandia, Italia, Jepang, Korea Selatan, Lebanon, Meksiko, Selandia Baru, Rusia, Spanyol, Taiwan, dan Thailand. Pada tahun 2015 hingga bulan Maret, Amerika Serikat mengimpor 170.370 kg flavored honey seharga 1.893.097$ dari negara-negara tersebut. Dan pada bulan Maret 2015 sendiri, flavored honey yang diimpor sebanyak 76.739 kg yang seharga 875.236$.

Harga flavored honey termahal pada negara Finlandia seharga 193,56$/kg dan termurah pada Rusia sekitar 1,75$/kg. harga lainnya berkisar 3,06$/kg dari Belgia, 13,28$/kg dari Kanada, 5,31$/kg dari China, 3,93$/kg dari El-Savador, 2,21$/kg dari India, 11,45$/kg dari Irlandia, 25,05$/kg dari Italia, 127,04$/kg dari Jepang, 20,41$/kg dari Korea Utara, 15$/kg dari Lebanon, 8,3$/kg dari Meksiko, 147,97$/kg dari Selandia Baru, 7,09$/kg dari Spanyol, 2,43$/kg dari Taiwan, dan 4,45$/kg dari Thailand. Pengimpor flavored honey terbesar untuk Amerika Serikat yaitu Korea Selatan, sebanyak 60.478 kg yang senilai 1.234.596$. Sedangkan Selandia Baru mengimpor paling sedikit madu kepada Amerika Serikat sebanyak 31 kg flavored honey yang seharga 4.587$.

Rasa yang unik dari flavored honey menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmat madu. Anak-anak pasti akan menyukai rasa yang beragam dari flavored honey, terutama rasa buah-buahan. Permintaan yang tinggi terhadap flavored honey membuka peluang berbagai negara untuk bergabung pada pasar ekspor-impor bisnis madu ini. Indonesia memiliki peluang yang sama untuk berperan sebagai pengekspor madu dunia. Letak geografis dan kondisi tropis Indonesia mendukung tumbuhnya vegetasi yang beragam menjadi modal awal untuk menghasilkan flavored honey. Peningkatan kualitas madu yang dilakukan peternakan lebah akan membantu madu Indonesia bersaing dengan negara pengekspor madu lainnya. Perhatian dan dukungan pemerintah juga diperlukan untuk memperbanyak jumlah peternak lebah untuk meningkatkan produksi madu Indonesia.

author