Cara Meningkatkan Nafsu Makan Anak

No comment 547 views

Orang tua akan sangat senang apabila melihat anak lahap menghabiskan makanannya. Namun apa jadinya jika anak enggan menghabiskan makanannya pada saat ia sedang dalam proses pertumbuhan? Asupan nutrisi anak menjadi berkurang dan akan berpengaruh pada proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Fisik anak cenderung terlihat kurus dan lebih rentan terhadap serangan penyakit karena asupan nutrisi yang tidak tercukupi. Asupan nutrisi yang lengkap dan seimbang sangat dibutuhkan oleh anak, terutama untuk anak yang berusia 1 hinga 5 tahun, dimana pada usia tersebut merupakan golden ages. Pada usia golden ages, perhatian orang tua sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak, baik secara fisik maupun psikis. Namun, kesulitan makan tetaplah menjadi masalah yang sering dihadapi oleh anak pada usia berapa pun.

Mengatasi anak yang kesulitan makan memang susah susah gampang. Diperlukan trik untuk menarik perhatian anak agar anak tertarik untuk menghabiskan makanannya. Mencampurkan beberapa jenis sayuran yang sudah dicincang halus dengan makanan favorit anak akan menyamarkan rasa yang kurang disukai anak dan bentuk dari sayuran. Selain itu, kombinasi warna dan jenis makanan menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan. Warna yang beraneka dari berbagai sayuran ini dapat dibentuk unik membentuk karakter favorit agar anak tertarik dengan makanannya. Sedangkan untuk minuman anak, kombinasi rasa yang khas dari beberapa jenis buah yang diblender akan semakin membuat anak penasaran untuk mencoba jus yang diberikan setiap  harinya. Madu dapat ditambahkan ke dalam jus sebagai pengganti gula untuk anak. Selain dapat digunakan sebagai pemanis, madu ternyata juga bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

Madu telah lama dipercaya mampu menjaga kesehatan tubuh dan mengobati berbagai jenis penyakit. Dan kini, beberapa penelitian menunjukkan, madu dapat meningkatkan nafsu makan dan berat badan anak serta dapat digunakan untuk diet sehat bagi anak yang mengalami berat badan berlebih (obesitas). Rasa yang manis dari madu akan sangat digemari dan anak tidak akan menolak meskipun diberikan setiap hari. Madu sangat aman dikonsumsi setiap hari karena berasal dari bahan yang alami. Meskipun memiliki banyak manfaat, madu tidak dapat dikonsumsi oleh semua anak. Madu tidak dapat dikonsumsi oleh bayi, namun madu dapat diberikan setelah anak berusia 1 tahun. Hal ini dikarenakan pencernaan bayi yang belum sempurna dan dapat berakibat keracunan karena adanya spora jamur pada madu. Anak yang berusia 1 tahun memiliki organ pencernaan yang lebih sempurna dan siap sehingga konsumsi madu tidak akan berdampak buruk, justru madu sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak usia 1 tahun keatas.

Madu dapat membantu kerja otak dalam memproduksi hormon yang berfungsi dalam mengatur nafsu makan. Oleh karena itu, konsumsi madu tidak hanya diperuntukan kepada anak yang mengalami kesulitan makan, namun juga anak yang mengalami obesitas. Nafsu makan menjadi teratur sehingga berat badan anak menjadi ideal. Anak menjadi lebih sehat karena madu juga berperan dalam meningkatkan sistem imunitas atau daya tahan tubuh sehingga anak tidak akan menjadi mudah sakit. Selain itu, madu juga dapat membantu proses pertumbuhan dan perkembangan otak, tulang, dan gigi anak. Selamat mencoba khasiat madu.

author