Jangan Tertipu dengan Madu Palsu

No comment 949 views

Madu merupakan bahan alami yang sangat bermanfaat untuk tubuh kita. Madu memiliki rasa yang manis dan dihasilkan oleh lebah madu atau serangga lainnya dari nektar tanaman berbunga. Madu memiliki rasa yang manis karena mengandung fruktosa dan glukosa monosakarida, sehingga madu memiliki rasa yang sama dengan pemanis. Namun, kandungan dari madu sangat banyak dan bermanfaat daripada pemanis.

Madu asli mengandung fruktosa 38,2%, glukosa 31,3%, maltose 7,1%, sukrosa 1,3%, air 17,2%, kadar abu (analisis kimia) 0,2% dan bahan lainnya sebanyak 3,2%. Madu asli dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, dan madu merupakan salah satu bahan penyembuh alami yang biasa digunakan sebagai obat alternatif. Madu dapat membunuh bakteri yang hidup pada tubuh karena kandungan anti-oksidan yang mampu mengurangi penyakit yang terjadi pada organ pencernaan, mengobati batuk dan radang tenggorokan, mengurangi bau badan, perawatan luka, dan manfaat lainnya. Karena banyaknya manfaat yang mampu diberikan oleh madu, kini permintaan terhadap madu menjadi meningkat.

Madu asli merupakan madu murni yang diambil langsung dari lebah di dalam hutan, tanpa adanya campuran bahan lainnya. Namun, sekarang ini kebanyakan orang yang memproduksi madu palsu menyatakan madu mereka sebagai madu asli untuk mendapatkan lebih banyak keuntungan. Hal semacam ini akan mengecewakan masyarakat karena mereka tidak akan mendapatkan manfaat, namun akan mendapatkan penyakit dari madu yang mereka konsumsi.

Berikut beberapa tips untuk membedakan madu asli dan madu palsu:

  1. Semprotkan madu pada kertas. Cara pertama yang bisa dilakukan untuk membedakan madu asli dan madu palsu adalah dengan meneteskan madu pada selembar kertas. Madu ali yang diteteskan pada kertas tidak akan merusak kertas karena mengandung sedikit air. Namun, madu palsu akan merusak kertas karena mengandung banyak air. Pengujian ini dapat dilakukan langsung di dalam toko madu, sehingga Anda tidak akan tertipu dengan adanya madu  palsu.
  2. Tuangkan madu ke dalam segelas air. Cara selanjutnya yaitu dengan menuangkan beberapa tetes madu ke dalam air. Madu asli yang dicampurkan pada segelas air akan langsung jatuh ke dasar gelas dan tidak akan tercampur dengan air. Sedangkan madu palsu apabila dituangkan ke dalam air akan mengotori air karena mudah larut dengan air.
  3. Madu asli tidak akan kadaluarsa. Madu asli tidak memiliki tanggal kadaluarsa karena mengandung pH masam (sekitar 3,5 hingga 4,2) dan memiliki sedikit kandungan air sehingga bakteri tidak mampu tumbuh. Oleh karena itu, madu asli dapat bertahan 10 hingga 100 tahun. Simpan madu pada botol yang tertutup rapat dan amati perbedaan rasa dan warnanya. Apabila madu mengalami perubahan warna dan rasa, maka madu tersebut adalah madu palsu.
  4. Campurkan madu dengan telur. Cara lain untuk menguji kemurnian madu yaitu dengan meneteskan sedikit madu pada kuning telur. Kuning telur dan madu asli yang dikocok akan mengental sehingga terlihat seperti telur yang matang. Hal ini terjadi karena madu memiliki pH yang tinggi, dan pada saat kuning telur yang mengandung protein dicampur dengan madu maka terbentuk gumpalan dan terlihat seperti matang.
  5. Mengocok botol madu. Madu yang dikemas dalam botol dapat diuji keasliannya dengan cara dikocok. Kocoklah botol madu beberapa saat dan lihatlah reaksi yang akan terjadi. Apabila madu tersebut asli, madu akan menimbulkan ledakan setelah membuka botol karena adanya busa panas setelah pengocokan.
  6. Tuangkan madu ke piring. Cara yang lain adalah dengan menuangkan dua sendok teh madu ke piring dan campurkan dengan air. Goyangkan piring ke kanan dan ke kiri kemudian lihatlah hasilnya. Madu asli akan terlihat seperti sarang lebah, sedangkan madu palsu akan bercampur dengan air.
  7. Simpan madu pada lemari pendingin. Madu asli yang disimpan pada lemari pendingin tidak akan mengeras meski disimpan dalam beberapa hari, namun akan terbentuk seperti gel. Sedangkan madu palsu akan mengeras seperti es.
  8. Tuangkan madu pada ruangan terbuka. Cara terakhir yang dapat dilakukan yaitu dengan menuangkan beberapa tetes madu pada ruangan terbuka. Madu asli tidak akan dikerumuni oleh semut karena memiliki pH yang masam, sedangkan madu palsu akan dikerumuni semut karena terbuat dari pemanis buatan.

Sekarang Anda tidak akan tertipu dengan penjual madu asli, Anda dapat melakukan beberapa tips diatas untuk memastikan Anda telah membeli madu yang asli. Ingat, madu asli adalah madu yang memiliki banyak manfaat.

author