Madu Sebagai Nafsu Makan Anak

No comment 528 views
Madu Sebagai Nafsu Makan Anak

Madu Sebagai Nafsu Makan Anak

Madu anak solusi rendahnya nafsu makan yang memang merupakan hal yang sering terjadi, begitu juga yang dialami oleh anak-anak. Jika anak mengalami penurunan nafsu makan dan tidak segera diatasi, maka berbagai masalah dapat bermunculan. Pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi tidak optimal, karena asupan nilai gizi yang dibutuhkan tubuh tidak dapat terpenuhi. Dan karena kekurangan nutrisi atau gizi yang dibutuhkan tubuh, anak juga dapat mengalami masalah dengan kecerdasannya.

Untuk meningkatkan nafsu makan anak, Anda dapat memberikannya madu anak. Madu memiliki banyak sekali zat-zat penting yang berguna bagi tubuh, antara lain zat besi (fe), tembaga (Cu), kalium, vitamin B kompleks, fosfor, seng, anti oksidan, fruktosa, glukosa, maltosa, asam amino dan sukrosa. Madu anak mudah diserap oleh usus bersama dengan zat organik lainnya, karena memiliki kandungan, glukosa dan fruktosa (levulosa) yang tinggi. Inilah yang menjadi stimulan bagi pencernaan dan memperbaiki nafsu makan. Selain itu kandungan vitamin B kompleksnya juga terbukti meningkatkan nafsu makan anak.

Segala manfaat baik dari madu anak tersebut dapat diperoleh dengan memberikan vitabumin yang berasal dari madu alami. Dengan bahan dasar madu murni dapat secara optimal meningkatkan nafsu makan pada anak. Nafsu makan anak meningkat, kebutuhan gizi terpenuhi, pertumbuhan dan kecerdasan menjadi lebih optimal. Nah, berikut ini ada beberapa penyebab mengapa nafsu makan anak bisa menurun.

  1. Terlanjur Kenyang Dengan Camilan

Jika anda adalah tipe orangtua yang selalu menyediakan camilan atau memberikan jajanan pada anak, maka jangan heran jika minat anak untuk makan akan menjadi menurun. Sebab, ketika anak sudah dibiasakan untuk jajan, maka nafsu makannya terhadap makanan pokok akan menjadi menurun sebab perutnya telah lebih dulu diisi dengan jajanan. Selain itu, sajian camilan dengan beragam bentuk, rasa dan warna akan cenderung membuat anak lebih tertarik menyantap camilan dibandingkan dengan nasi dan lauk pauk. Untuk itu, sebaiknya kontrol jumlah camilan yang anda berikan pada anak, agar nafsu makan anak tetap berselera terhadap makanan pokok.

  1. Mulai Mengenal Ragam Rasa dan Selera

Rasa ingin tahu anak yang mulai muncul, termasuk masalah rasa. Membuat anak mulai mengecap citra rasa lain selain rasa tawar dari air susu dan sayuran. Dengan demikian, anak akan mulai menentukan rasa yang disukainya. Kondisi seperti ini terkadang tidak disadari oleh orangtua dengan menyajikan makanan yang itu-itu saja untuk si anak. Hal inilah yang membuat nafsu makan anak menjadi menurun dan bahkan menolak makanan yang ada.

  1. Bosan Dengan Menu Makanan

Di usia balita setelah anak mulai mengenal pilihannya sendiri terhadap bentuk dan rasa dari makanan, maka hal ini akan memunculkan sifat memilih dan menentukan makanan sendiri pada anak. Dengan demikian, jika anda menghidangkan makanan yang itu-itu saja, bisa jadi si anak bosan dan menginginkan sesuatu atau menu makanan yang baru. Untuk itu, agar hidangan yang ibu sajikan sesuai dengan selera anak, maka tidak ada salahnya tanyakan dulu pada anak menu apa yang diinginkannya.

  1. Porsi yang Berlebihan

Kebanyakan orang tua menginginkan anaknya menjadi gemuk dengan alasan anak yang gemuk terlihat lucu dan merupakan indiktor bahwa si anak sehat. Padahal, hal ini akan memberikan tekanan pada anak, terutama bagi anak yang kurang senang makan. Jangankan untuk menyantap, melihat porsi yang diberikan begitu berlebihan, akan membuat nafsu makan anak menjadi menurun.

Itulah dia beberapa faktor penyebab menurunnya nafsu makan pada anak. Setelah mengetahui poin-poin diatas, diharapkan anda bisa lebih bijak mencari solusi untuk kembali memunculkan nafsu makan pada anak. Disinilah peran dari vitabumin yang sebagai madu anak yang dapat menjadi solusi dari nafsu makan anak yang berkurang. Vitabumin yang di jual secara online yang dapat anda pesan setiap saat.

author