Menguji Keaslian Madu dengan Api

No comment 795 views

Kita seringkali kebingungan ketika harus memastikan produk madu yang kita beli adalah madu asli atau bukan. Belakangan ini marak sekali praktik-praktik nakal para pedagang yang ingin ambil untung dari penjualan madu namun dengan menggunakan akal-akalan mereka sehingga madu yang dijual merupakan hasil olahan dengan bahan lain. Madu asli tapi palsu (aspal) ini tentunya tidak berkhasiat kuat seperti madu asli. Sebagai konsumen, anda tentunya tidak ingin tertipu dengan tampilan kemasan yang menarik saja, bukan? Apalagi jika madu yang anda siapkan ini adalah madu anak, untuk memenuhi nutrisi anak. Nah artikel yang satu ini akan membantu anda mengidentifikasi madu aspal hanya dengan menggunakan alat-alat sederhana yang membutuhkan api.

Cara pertama yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi apakah suatu madu asli atau bukan adalah dengan membakar madu. Tuangkan madu yang ingin anda uji keasliannya ke sendok makan. Kemudian nyalakan lilin, tegakkan lalu bakar sendok berisi madu ini dengan lilin yang menyala tersebut pada bagian bawah sendok. Anda akan dengan mudah menemukan perbedaan antara madu asli dengan madu yang aspal atau justru madu palsu. Apabila madu yang anda uji adalah madu asli, maka madu yang anda bakar tadi akan mengeluarkan busa karena memuai dengan cepat. Madu yang berbusa ini kemudian akan tumpah karena tidak dapat ditampung sendok yang anda gunakan. Apabila madu yang anda uji tersebut palsu atau madu hasil campuran, maka madu yang mendidih tersebut hanya akan mengeluarkan sedikit busa.

Logika uji yang satu ini sebenarnya sederhana saja. Anda tentu ingat satu pelajaran Fisika atau Kimia ketika masih duduk di bangku sekolah menengah. Suatu senyawa tentunya membutuhkan kalor atau sejumlah satuan panas yang berbeda-beda untuk dapat menaikkan suhunya atau yang disebut dengan istilah kapasitas kalor. Senyawa yang dikenai kalor ini kemudian akan mengalami perubahan wujud apabila mencapai titik suhu tertentu atau yang kita kenal dengan titik didih atau titik lebur atau memuai berdasarkan panjang dan volumenya. Nah, senyawa yang terkandung di dalam madu palsu tentunya berbeda dengan madu asli. Madu yang masih tidak tercampur dengan bahan lain memiliki titik didih yang lebih rendah dibandingkan dengan madu aspal, sehingga madu ini lebih cepat panas. Ketika sudah mencapai titik didihnya, akan terjadi perubahan wujud yang signifikan karena kemudian madu akan berubah menjadi gas. Pada titik inilah madu yang belum tercampur dengan bahan lain ini akan menghasilkan busa yang melimpah. Madu aspal tidak akan menghasilkan busa yang melimpah karena memiliki titik didih dan daya pemuaian yang lebih rendah jika dibandingkan dengan madu asli.

Cara kedua yang bisa anda lakukan untuk menguji apakah suatu madu asli atau bukan adalah dengan menggunakan korek api. Cara ini tidak kalah uniknya dengan cara pertama. Langkah pertama, anda celupkan korek api ke dalam madu yang ingin anda uji. Setelah itu, anda coba gesekkan korek api yang sudah berlumur madu tadi dengan bagian kasar yang biasa digunakan untuk memicu api pada kotak korek api. Apabila korek api yang berlumur madu tadi menyala, maka dapat dipastikan bahwa madu yang anda uji adalah madu asli. Apabila korek yang anda lumuri madu tadi tidak menyala, bisa jadi madu yang anda uji adalah madu palsu atau memiliki campuran bahan lain. Hal ini terjadi karena pada dasarnya madu merupakan campuran antara berbagai macam rantai gula seperti sukrosa, fruktosa, monosakarida dan glukosa yang bisa terbakar seperti halnya gula yang dibakar kemudian menjadi karamel. Nah, madu yang campuran atau palsu memilik kadar air yang tinggi sehingga apabila dipicu dengan api akan sulit terbakar. Meskipun pada dasarnya madu asli memiliki kandungan air, namun kandungan ini tidak lebih dari 20 % dari volume madu. Sedangkan madu aspal atau campuran akan memiliki kandungan kadar air yang lebih tinggi sehingga sulit atau bahkan tidak dapat terbakar.

Bagi anda yang ingin membeli madu terutama madu anak, cara ini selain mudah juga akan memberikan informasi mengenai asal usul madu anda, apakah madu asli atau madu aspal.

author