Penyebab Hilangnya Nafsu Makan Anak

No comment 677 views

Setiap anak pasti pernah mengalami penurunan nafsu makan, terutama ketika usianya telah melewati saut tahun, Berbagi reaksi dilakukannya untuk menolak makanan  yang di berikan, mulai dari menutup mulutnya, menyemburnya, atau melepeh makanan. Bagi para ibu yang kurang sabar mungkin tingkah anak-anak yang sulit makan bisa membuat kesal dan panik.

  1. Mulai mengenai ragam rasa dan selera: Rasa ingin tahu anak meledak-ledak saat usia batita, termasuk masalah rasa. Indra perasanya mulai mengecap citarasa lain selai rasa tawar air susu. Oleh karena itu, ia mulai menentukan pilihan rasa yang ia senangi.
  2. Bosan terhadap tekstur makanan: Saat usia anak melewati 1 tahun, sebaiknya hindari makanan yang terlalu encer dan terlalu lunak. Kemungkinan besar ia bosan dengan tekstur makanan tinggal telah seperti itu, sebaiknya, mulailah memberikan makan yang bisa melatih gerakan pertistaltik di ringga mulutnya sehingga anak menikmati proses mengunyah. Hindari juga makanan yang terlalu keras karena akan merusak langit-langit, gusi dan ususnya.
  3. Cari perhatian: terkadang rewelnya anak dalam urasan makan disebabkan karena ingin mencari perhatian dan ingin dimanja-manja. Apalagi bila anda seorang ibu yang sekaligus wanita yang berkarir diluar rumah.
  4. Porsi yang berlebihan: banyak ibu yang ingin anaknya terlihat gemuk dibandingkan anak-anak seusianya, dengan begitu, si ibu serta merata menyedaikan porsi makan yang besar 3x sehari. Padahal pemberian makan yang banyak membuat anak sulit merasa lapar di jadwal selanjutnya.
  5. Kenyang cemilan: Ketika anak mulai dibiasakan jajan, nafsu makannya terhadap makanan pokok akan menurun. Terlebih bila ibu membiasakan jajan setiap hari. Sajian cemilan beraneka warna, bentuk dan mengandung penyedap rasa akan menimbulkan kecanduan bagi anak yang menyantapnya daripada nasi beserta lauk pauk yang sehat.
  6. Stress: Tentu saja anak-anak bisa mengalami ‘stres” karena sesuatu yang membuatnya marah atau kesal. Bisa jadi stres anak disebabkan karena amarah, atau paksaan Ibu yang berlebihan ketika jadwal makannya tiba. Paksaan yang berlebihan justru akan membuat anak frustasi dan akhirnya enggan berhadapan dengan jadwal makannya. Atau, bisa jadi ada hal-hal lain yang membuatnya merasa tertekan dan mengabaikan rasa laparnya.
author