Potensi Albumin Ekstrak Ikan Gabus

No comment 953 views

Albumin merupakan protein yang terdapat pada plasma darah yang berfungsi dalam pembelahan sel. Albumin berperan dalam mengatur tekanan osmotik dalam darah. Albumin menjaga keberadaan air dalam plasma darah sehingga bisa mempertahankan volume darah. Selain itu, albumin juga berperan sebagai sarana pengangkut unsur yang kurang larut dalam air, seperti asam lemak, Ca, Fe, dan beberapa unsur pada obat. Albumin akan membawa unsur tersebut melewati cairan sel dan plasma darah, sehingga dapat sampai ke seluruh bagian tubuh. Albumin juga bermanfaat dalam pembentukan jaringan sel dan proses metabolisme tubuh. Serum albumin pada manusia mampu menghambat produksi radikal bebas oleh polymorph nuclear leukocytes. Kemampuan mengikat radikal bebas ini berhubungan dengan ketersediaan sulfhydryl groups (-SH) dalam albumin. Secara normal, kadar albumin yang terdapat di dalam plasma darah yaitu sekitar 3,5 hingga 5,5 g/dl. Namun, apabila tubuh mengalami kekurangan albumin, maka akan berdampak pada hypoalbuminemia.

Hypoalbuminemia (kekurangan albumin) dapat disebabkan karena tubuh kekurangan asam amino yang berfungsi dalam sintesis protein, adanya kelainan (penyakit) pada hati, dan kehilangan albumin karena ekskresi (misalnya pada air seni). Orang yang mengalami masalah pada ginjal, hepatitis, jantung, kanker, infeksi, dan efek samping obat sangat berpotensi mengalami hypoalbunemia. Pasien yang mengalami hypoalbuminemiadapat disembuhkan dengan pemberian Human Serum Albumin (HSA).

Berdasarkan data dari Pharmalab Intersains Dipa, serum albumin (HSA) merupakan barang impor yang memiliki harga sangat mahal. HAS memiliki harga sekitar 33$ per 50 ml hingga 165$ per 100 ml. Serum albumin yang dikemas pada 50 ml dan 100 ml tersebut memiliki konsentrasi albumin sebesar 5%, 20% dan 25%. Sedangkan, penderita hypoalbuminemia membutuhkan 2 hingga 4 botol HAS untuk mengembalikan kadar albumin dalam plasma darah. Dapat dikatakan, penderita hypoalbuminemia membutuhkan 66$ hingga 660$ untuk menyembuhkan penyakitnya. Oleh karena itu, sangat diperlukan mencari sumber albumin lain yang berpotensi untuk menggantikan HSA sebagai obat untuk penderita hypoalbuminemia. Bagi pasien yang kurang mampu, ekstrak ikan gabus dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan untuk meningkatkan kadar albumin.

Ekstrak ikan gabus mengandung komponen penyusun utama pada protein berupa albumin, yaitu sebesar 64,61% dari total protein. Ekstrak ikan gabus memiliki nilai albumin yang lebih tinggi daripada kandungan albumin pada telur. Albumin dari ekstrak ikan gabus memiliki nilai yang sangat tinggi (2,17 g/100 ml) dan sangat baik untuk anak yang sedang dalam proses pertumbuhan dan pasien yang sedang dalam proses penyembuhan, terutama untuk penderita hypoalbuminemia. Ekstrak ikan gabus yang dikonsumsikan pada penderita liver (hati) terbukti mampu meningkatkan tingkat serum albumin lebih tinggi daripada konsumsi putih telur. Albumin mengandung sulfhydryl groups (-SH) yang berfungsi untuk mengikat radikal bebas dan berperan penting dalam sepsis.

author